Para mommies pasti pernah mendapati anaknya sedang anteng, duduk atau berdiri sambil melakukan sesuatu tanpa keributan alias diam khusyuk dengan apa yang ia lakukan. Setelah diintip, tidak jarang mommies berucap Masyaallah karena kagum, bahkan berteriak kaget mengucap Astaghfirullah. Ananda termasuk yang mana mom? Hehe..

Begitulah pula dengan si kecil Afif. Sehari-hari bermain dengan babling dan ocehan tiada henti, kalo bukan ocehan maka suara mainan yang terbanting-banting dilantai, membuat rumah menjadi ramai, belum lagi teriakan spontan emak-emak yang kaget dengan berbagai kelakuannya. Tapi semua itu amazing. Alhamdulillah..

Kapan masanya anak kecil anteng selain tidur? Hmmm, jarang tapi sering sih ya (ha? Maksudnya?) Hehe, maksudnya unpredictable. Kadang ada masanya anak tiba-tiba diam. Seperti hari ini.

Setelah lelah menemani anak bermain (anaknya ga ada lelahnya, mak), saya berniat merapikan meja belajar yang dimulai dari membongkar isi laci/lemari kecil di bawah meja. Oh, God.. di sana ditemukan sendok nasi, sisi, kaos kaki, mainan, tali sepatu, dll. Dan satu-satunya pelaku yang dicurigai adalah si bocil.. Sebenarnya saya tau itu tempat asyiknya menaruh barang-barang ketika meniru bundanya beres-beres, tapi kadang saya juga lupa dengan loker tersebut, jadi koleksinya udah macem-macem. Haha..

Melihat saya membongkar loker, si kecil berseru “Waaw, waw, waaaw” kegirangan seperti liat makanan enak (ini gara-gara niru bapaknya kalo liat makanan yang bikin ngiler). Bocil segera mengambil peran dan paling bersemangat membongkar isinya. Hingga akhirnya ia menemukan sesuatu, yaitu tempat sikat gigi, produk daiso yang bisa ditempel ke dinding, tapi belum saya gunakan. Seperti menemukan barang berharga, diperhatikan seksama dan dibawa ke ruang sebelah (ke kamar tidur). Saya biarkan saja dan buru-buru membereskan pekerjaan, mumpung si kecil menjauh sejenak.

Setelah pekerjaan beres, saya heran kenapa Afif ga datang merusuh lagi? Saya intiplah ke kamar sebelah dan ternyata ia sedang asyik mempreteli barang tersebut, partnya dilepas dan kemudian dipasang, dikasih pena, ditaruh mainan, dilepas, dipasang. Anteng. Serius sekali, seperti melakukan sesuatu yang menuntut konsentrasi tinggi dan tidak boleh diganggu (lebay nih bundanya) hehe. Tapi itulah yang saya lihat. Cara dia mengamati sesuatu dengan penuh penasaran, dan fokus, meskipun apa yang dikerjakan itu entahlah. Hanya ia dan imajinasinya yang tau pasti.

Saya senang kali ini antengnya masih karena hal yang aman dan menciptakan senyum lega. Kenapa begitu? Karena kalau si kecil anteng, walau sebentar aja, perlu waspada a.k.a curiga, karena beberapa waktu lalu, saya sempat tenang dengan antengnya di kamar, eh ternyata doi sedang melukis di atas kasur. Sprei penuh dengan coretan pena, benar-benar full. Saya tidak tau motif lukisannya, karena abstrak. Ada lagi kemarin, anteng pas saya lagi dandan, terus bedak hilang, eh ternyata dou yang lain bermain salju dengan bedak tabur. Rambut, muka, setengah badan dan lanti, semuanya putih dengan bedak.

Yasudahlah nak, kalau gitu, bunda harus intip-intip curiga ya kalau Afif anteng.

#tantanganHariKe7
#kuliahBunSayIIP3
#gameLevel3
#kamiBisa