Berdasarkan pengalaman beberapa emak, mereka mengatakan bahwa ketika anak mulai memaksimalkan gerakan, keaktifan dan kelincahannya, maka ia akan mulai mengurangi makannya. Hmm.. beberaa kali pula saya berusaha menampik agar tetap yakin bahwa Afif bisa makan dengan lancar. Tapi kenyataannya, beberapa hari ini memang makin malas makannya. Kalaupun mau, cuma beberapa suap.

Apakah anak ini mulai melakukan gerakan tutup mulut ya? Ya sudahlah, mungkin saya harus lebih kreatif mengolah makanan dan selagi bocil masih lancar susunya ya saya rasa tidak perlu khawatir.

Hari ini, dari subuh si bocil sudah mengikuti aktifitas kami, baik di dapur, beres-beres hingga menu sarapan selesai. Saya berharap Afif mw makan dengan baik, dipersiapkan piring berisi makanan plus wortel yang selalu jadi kesukaannya. Namun perhatiannya terfokus pada segelas teh, karena ia mau meminumnya, jadi saya suapi dengan sendok sesuai permintaannya.

Selanjutnya Afif menarik gelas teh itu dekat piring makannya dan mengaduk serta menjilati sendok tehnya seraya bergumam “Emmmmm!” artinya rasanya enak. Sedikit lega melihatnya memakan beberapa potong wortel dan sedikit ikan yang sudah dipisah dagingnya. Tak lama kemudian mulailah ia bereksperimen, satu persatu wortel dimasukkan de dalam gelas, kemudian di aduk sebagaimana yang sering ia perhatikan, mahir sekali. Hanya saja ia belum bisa menyuapi makanan menggunakan sendok ke mulutnya sendiri dengan benar.

Semakin lama semakin banyak varian dan isian yang dicampur ke dalam teh, baik itu nasi, sayur, ikan dan beberapa potongan wortel. Uniknya lagi, setiap selesai mencampurkan bahan, diaduk, maka ia akan mejilati sendok (mencicipinya) seraya berkata “Emmmmm” lengkap dengan senyum keberhasilan.

Kami hanya tertawa melihat kelakuannya. Pelajaran yang ia terapkan hari ini adalah full dari hasil pengamatan selama ini. Ya, salah satu sumber balajar yang pasti. Mengamati.

#harike6
#Tantangan10hari
#Game Level4
#Gayabelajaranak
#KuliahBundsayIIP