Beberapa hari ini bocil getol banget ngumpet dalam lemari piring yang berbahan kayu dan triplex. Lemari bagian bawah yang menjadi langganan bermainnya tidak pernah terisi utuh. Setiap ada barang entah itu susunan wadah, kardus kecil, barang2 dapur lain, Afiflah yang akan bekerja aktif membongkar semuanya hingga kosong, ya sudah daripada bolak-balik susun bongkar, dikosongkan saja lebih baik.

Beberapa waktu lalu saat berat badannya masih 10 kg, Afif memang sudah bisa manjat dan masuk ke rak kedua bagian atas dalam lemari tersebut, entah dari mana ia belajar. Nah, masalahnya sekarang, berat badannya sudah makin bertambah dan khawatir penyanggah kayu dan triplex tidak bertahan lama oleh kelakuannya.

Demikian saya harus menjaganya, karena anak ini tidak mau dilarang.. haha.. lagi pula saya harus menahan diri agar tidak selalu memberikan larangan. Jika hal yang ia lakukan tidak berbahaya atau segala kemungkinan buruk masih bisa diantisipasi, saya rasa tidak masalah.

Ketika meringkuk dalam lemari, perhatiannya tiba-tiba tertuju pada barisan semut yang ada di bawah pintu dapur, dengan cepat ia turun (meski kesulitan) demi mengejar para semut. Refleks saya memanggil namanya dengan nada tinggi. Saya khawatir ia memegang semut itu, karena jenisnya galak, mudah menggigit, gigitannya menyakitkan, bikin gatal, bentol dan kalau Afif garu-garu mah bisa sampe luka.

Afifpun menahan tangannya dari menyentuh semut-semut itu. Saya rendahkan lagi suara dan memberitahunya bahwa itu namanya semut, serta meminta Afif melihat saja, eh si bocil malah narik tangan saya ke arah semut… ¬†Dooooh bocilku…

 #harike9
#Tantangan10hari
#Game Level4
#Gayabelajaranak
#KuliahBundsayIIP