Selama ini ketika diajarkan salim Afif seperti tidak acuh, dipanggil dan diberi contoh, hanya dilihat sekali lewat. Tadi saat magrib papahnya mengajari dan memperlihatkan contoh salim bersama bunda. Ya dia melihat seperti biasa, sekali lewat. Jadi salim dan adegan sungkem (cium tangan) diulang beberapa kali untuk memastikan ia melihat.

Akhirnya si papa mencobakan langsungbke Afif, dengan lancar ia meraih tangan papahnya, dan, menciumnya beberapa (banyak) kali. Suami saya tertawa. Saya sempat mengira paksu yang menuntunnya seperti itu, eh ternyata ia salim ke saya dengan cara yang sama. Cara meraih tangan sudah tepat, tapi cium tangannya bisa sampai 5 kali dengan cepat. Hahaha